Analisa Teknikal EUR/USD Pada Time Frame H1 (22 Mei 2020)

Analisa teknikal untuk trading intraday hari ini tanggal 22 Mei 2020 pukul 16:17, dengan melihat grafik pada Time Frame H1 pada perdagangan EUR/USD jika mengacu pada data pivot point klasik maka tampak posisi pivot point berada di level harga 1.0913 sedangkan posisi support 1 berada di level harga 1.0897, posisi support 2 di level harga 1.0889, posisi support 3 di level harga 1.0872 begitu juga posisi resistance 1 berada di level harga 1.0921, posisi resistance 2 di level harga 1.0937, posisi resistance 3 di level harga 1.0946.

Adapun jika mengacu pada data pivot point fibonacci maka tampak posisi pivot point berada di level harga 1.0913 sedangkan posisi support 1 berada di level harga 1.0904, posisi support 2 di level harga 1.0898, posisi support 3 di level harga 1.0889 begitu juga posisi resistance 1 berada di level harga 1.0922, posisi resistance 2 di level harga 1.0928, posisi resistance 3 di level harga 1.0937.

Level Pivot Point

Data-data posisi level harga pada pivot point ini dapat Anda jadikan referensi untuk menentukan kapan waktu yang tepat untuk entry point / masuk pasar dan juga bisa digunakan sebagai acuan exit point / target profit.

Name Classic Fibonacci
Pivot Points 1.0913 1.0913
Support 1 1.0897 1.0904
Support 2 1.0889 1.0898
Support 3 1.0872 1.0889
Resistance 1 1.0921 1.0922
Resistance 2 1.0937 1.0928
Resistance 3 1.0946 1.0937

Analisa Berdasarkan Indikator Moving Average

Untuk analisa teknikal menggunakan indikator moving average dimana indikator ini adalah induk dari semua indikator teknikal, maka tampak jelas garis SMA5 yang berada di level harga 1.0918 menunjukkan sinyal Sell, SMA10 berada di level harga 1.0932 menunjukkan sinyal Sell, SMA20 berada di level harga 1.0943 menunjukkan sinyal Sell, SMA50 berada di level harga 1.0960 menunjukkan sinyal Sell, SMA100 berada di level harga 1.0934 menunjukkan sinyal Sell, SMA200 berada di level harga 1.0879 menunjukkan sinyal Buy. EMA5 yang berada di level harga 1.0916 menunjukkan sinyal Sell, EMA10 berada di level harga 1.0926 menunjukkan sinyal Sell, EMA20 berada di level harga 1.0939 menunjukkan sinyal Sell, EMA50 berada di level harga 1.0946 menunjukkan sinyal Sell, EMA100 berada di level harga 1.0929 menunjukkan sinyal Sell, EMA200 berada di level harga 1.0903 menunjukkan sinyal Sell.

Data Indikator Moving Average

Periode Simple Exponential
MA5 1.0918
Sell
1.0916
Sell
MA10 1.0932
Sell
1.0926
Sell
MA20 1.0943
Sell
1.0939
Sell
MA50 1.0960
Sell
1.0946
Sell
MA100 1.0934
Sell
1.0929
Sell
MA200 1.0879
Buy
1.0903
Sell

Buy: 1

Sell: 11

Kesimpulan: Strong Sell

Berdasarkan data dari indikator moving average di atas hasil analisa yang bisa kita dapatkan adalah sebagai berikut, posisi Buy memiliki nilai 1 dan Sell memiliki nilai 11, sehingga referensi untuk entry point menurut indikator moving average saat ini adalah  “Strong Sell”.

Analisa Berdasarkan Kombinasi Indikator Teknikal

Dengan menggunakan teknik kombinasi indikator teknikal dalam menganalisa arah harga yaitu dengan melihat semua potensi pergerakan harga pada berbagai indikator teknikal, sangat memungkinkan Anda mendapatkan hasil analisa yang kuat dan tingkat akurasi yang tinggi.

Dapat kita lihat pada indikator RSI(14) harga berada di level 23.769 menunjukan sinyal Oversold, pada indikator STOCH(9,6) harga berada di level 38.245 menunjukan sinyal Sell, pada indikator Stochastic RSI (14) harga berada di level 0.000 menunjukan sinyal Oversold, pada indikator MACD (12,26) harga berada di level -0.001 menunjukan sinyal Sell, pada indikator ADX (14) harga berada di level 38.778 menunjukan sinyal Sell, pada indikator Williams %R harga berada di level -94.737 menunjukan sinyal Oversold, pada indikator CCI (14) harga berada di level -205.5398 menunjukan sinyal Oversold, pada indikator ATR (14) harga berada di level 0.0013 menunjukan sinyal Less Volatility, pada indikator Highs/Lows (14) harga berada di level -0.0033 menunjukan sinyal Sell, pada indikator Ultimate Oscillator harga berada di level 35.156 menunjukan sinyal Sell, pada indikator ROC harga berada di level -0.511 menunjukan sinyal Sell, pada indikator Bull/Bear Power (13) harga berada di level -0.0051 menunjukan sinyal Sell.

Data Kombinasi Indikator Teknikal

Name Value Action
RSI(14) 23.769 Oversold
STOCH(9,6) 38.245 Sell
Stochastic RSI (14) 0.000 Oversold
MACD (12,26) -0.001 Sell
ADX (14) 38.778 Sell
Williams %R -94.737 Oversold
CCI (14) -205.5398 Oversold
ATR (14) 0.0013 Less Volatility
Highs/Lows (14) -0.0033 Sell
Ultimate Oscillator 35.156 Sell
ROC -0.511 Sell
Bull/Bear Power (13) -0.0051 Sell

Buy: 0

Sell: 7

Neutral: 0

Kesimpulan: Strong Sell

Berdasarkan data dari kombinasi indikator teknikal di atas hasil analisa yang bisa kita dapatkan adalah sebagai berikut, posisi Buy memiliki nilai 0 sementara posisi Sell memiliki nilai 7, sehingga referensi entry point menurut perhitungan dari kombinasi indikator teknikal saat ini adalah “Strong Sell”.

Tinggalkan sebuah Komentar

Copyright © 2020. All Rights Reserved. Seputar Forex
Peringatan Resiko: Trading Forex adalah Bisnis berisiko tinggi, anda bisa kehilangan semua uang deposit. Jangan Pernah invest jika anda tidak siap untuk rugi. Seputar.Forex tidak akan menerima tanggung jawab atas kehilangan atau kerusakan sebagai akibat dari ketergantungan pada informasi yang terkandung dalam situs web ini termasuk data, kutipan, grafik, link pihak ketiga dan sinyal beli / jual. Harap pelajari dan pahami sepenuhnya mengenai risiko tertinggi terkait dengan perdagangan pasar keuangan.