Analisa Teknikal EUR/GBP Pada Time Frame H1 (20 November 2020)

Analisa teknikal untuk trading intraday hari ini tanggal 20 November 2020 pukul 16:49, dengan melihat grafik pada Time Frame H1 pada perdagangan EUR/GBP jika mengacu pada data pivot point klasik maka tampak posisi pivot point berada di level harga 0.8953 sedangkan posisi support 1 berada di level harga 0.8946, posisi support 2 di level harga 0.8940, posisi support 3 di level harga 0.8933 begitu juga posisi resistance 1 berada di level harga 0.8959, posisi resistance 2 di level harga 0.8966, posisi resistance 3 di level harga 0.8971.

Adapun jika mengacu pada data pivot point fibonacci maka tampak posisi pivot point berada di level harga 0.8953 sedangkan posisi support 1 berada di level harga 0.8948, posisi support 2 di level harga 0.8945, posisi support 3 di level harga 0.8940 begitu juga posisi resistance 1 berada di level harga 0.8958, posisi resistance 2 di level harga 0.8961, posisi resistance 3 di level harga 0.8966.

Level Pivot Point

Data-data posisi level harga pada pivot point ini dapat Anda jadikan referensi untuk menentukan kapan waktu yang tepat untuk entry point / masuk pasar dan juga bisa digunakan sebagai acuan exit point / target profit.

NameClassicFibonacci
Pivot Points0.89530.8953
Support 10.89460.8948
Support 20.89400.8945
Support 30.89330.8940
Resistance 10.89590.8958
Resistance 20.89660.8961
Resistance 30.89710.8966

Analisa Berdasarkan Indikator Moving Average

Untuk analisa teknikal menggunakan indikator moving average dimana indikator ini adalah induk dari semua indikator teknikal, maka tampak jelas garis SMA5 yang berada di level harga 0.8947 menunjukkan sinyal Sell, SMA10 berada di level harga 0.8951 menunjukkan sinyal Sell, SMA20 berada di level harga 0.8952 menunjukkan sinyal Sell, SMA50 berada di level harga 0.8945 menunjukkan sinyal Sell, SMA100 berada di level harga 0.8955 menunjukkan sinyal Sell, SMA200 berada di level harga 0.8951 menunjukkan sinyal Sell. EMA5 yang berada di level harga 0.8945 menunjukkan sinyal Sell, EMA10 berada di level harga 0.8948 menunjukkan sinyal Sell, EMA20 berada di level harga 0.8950 menunjukkan sinyal Sell, EMA50 berada di level harga 0.8950 menunjukkan sinyal Sell, EMA100 berada di level harga 0.8950 menunjukkan sinyal Sell, EMA200 berada di level harga 0.8961 menunjukkan sinyal Sell.

Data Indikator Moving Average

PeriodeSimpleExponential
MA50.8947
Sell
0.8945
Sell
MA100.8951
Sell
0.8948
Sell
MA200.8952
Sell
0.8950
Sell
MA500.8945
Sell
0.8950
Sell
MA1000.8955
Sell
0.8950
Sell
MA2000.8951
Sell
0.8961
Sell
Buy: 0Sell: 12Kesimpulan: Strong Sell

Berdasarkan data dari indikator moving average di atas hasil analisa yang bisa kita dapatkan adalah sebagai berikut, posisi Buy memiliki nilai 0 dan Sell memiliki nilai 12, sehingga referensi untuk entry point menurut indikator moving average saat ini adalah  “Strong Sell”.

Analisa Berdasarkan Kombinasi Indikator Teknikal

Dengan menggunakan teknik kombinasi indikator teknikal dalam menganalisa arah harga yaitu dengan melihat semua potensi pergerakan harga pada berbagai indikator teknikal, sangat memungkinkan Anda mendapatkan hasil analisa yang kuat dan tingkat akurasi yang tinggi.

Dapat kita lihat pada indikator RSI(14) harga berada di level 36.041 menunjukan sinyal Sell, pada indikator STOCH(9,6) harga berada di level 60.373 menunjukan sinyal Buy, pada indikator Stochastic RSI (14) harga berada di level 0.000 menunjukan sinyal Oversold, pada indikator MACD (12,26) harga berada di level 0.000 menunjukan sinyal Neutral, pada indikator ADX (14) harga berada di level 39.517 menunjukan sinyal Sell, pada indikator Williams %R harga berada di level -84.211 menunjukan sinyal Oversold, pada indikator CCI (14) harga berada di level -314.3660 menunjukan sinyal Oversold, pada indikator ATR (14) harga berada di level 0.0010 menunjukan sinyal Less Volatility, pada indikator Highs/Lows (14) harga berada di level -0.0016 menunjukan sinyal Sell, pada indikator Ultimate Oscillator harga berada di level 41.981 menunjukan sinyal Sell, pada indikator ROC harga berada di level -0.301 menunjukan sinyal Sell, pada indikator Bull/Bear Power (13) harga berada di level -0.0025 menunjukan sinyal Sell.

Data Kombinasi Indikator Teknikal

NameValueAction
RSI(14)36.041Sell
STOCH(9,6)60.373Buy
Stochastic RSI (14)0.000Oversold
MACD (12,26)0.000Neutral
ADX (14)39.517Sell
Williams %R-84.211Oversold
CCI (14)-314.3660Oversold
ATR (14)0.0010Less Volatility
Highs/Lows (14)-0.0016Sell
Ultimate Oscillator41.981Sell
ROC-0.301Sell
Bull/Bear Power (13)-0.0025Sell
Buy: 1Sell: 6Neutral: 1Kesimpulan: Strong Sell

Berdasarkan data dari kombinasi indikator teknikal di atas hasil analisa yang bisa kita dapatkan adalah sebagai berikut, posisi Buy memiliki nilai 1 sementara posisi Sell memiliki nilai 6, sehingga referensi entry point menurut perhitungan dari kombinasi indikator teknikal saat ini adalah “Strong Sell”.

Tinggalkan sebuah Komentar

Copyright © 2020. All Rights Reserved. Seputar Forex
Peringatan Resiko: Trading Forex adalah Bisnis berisiko tinggi, anda bisa kehilangan semua uang deposit. Jangan Pernah invest jika anda tidak siap untuk rugi. Seputar.Forex tidak akan menerima tanggung jawab atas kehilangan atau kerusakan sebagai akibat dari ketergantungan pada informasi yang terkandung dalam situs web ini termasuk data, kutipan, grafik, link pihak ketiga dan sinyal beli / jual. Harap pelajari dan pahami sepenuhnya mengenai risiko tertinggi terkait dengan perdagangan pasar keuangan.