Amukan COVID Eropa Picu Lockdown, Euro Terus Merosot

Euro tertekan ke level terendah sejak Juli 2020, dengan benua Eropa yang kembali dilanda gelombang keempat infeksi COVID-19. EUR/USD diperdagangkan di 1.1234 saat berita ini ditulis. Menurut Kit Juckes dari Societe Generale, COVID-19 menjadi masalah yang lebih besar di Eropa selain di tempat lain.

“Prospek EUR/USD terasa seperti salah satu peluang yang langka ketika semuanya sejalan dengan euro,” imbuh Juckes.

Per Senin kemarin, Austria resmi memberlakukan kebijakan lockdown secara penuh guna menghindari kondisi yang memburuk seperti negara tetangganya, Jerman. Kebijakan lockdown dan tekanan terbaru pada sektor jasa di Eropa sekarang ini memberi Bank Sentral Eropa lebih banyak alasan untuk memperlambat pengetatan kebijakannya, komentar ING dalam sebuah catatan yang dikutip Reuters.

Jerman sendiri semakin kewalahan. Kasus positif COVID di negara tersebut terus menanjak dan menyerang penduduk lansia yang bahkan sudah menerima vaksin lengkap di awal tahun 2021, serta anak-anak yang belum dapat menerima vaksin. Akibatnya, kegiatan ekonomi harus kembali dibatasi.

Pejabat Kanselir Jerman Angela Merkel mengatakan kepada para pemimpin partai konservatifnya bahwa langkah-langkah yang diambil untuk menghentikan penyebaran virus corona di ekonomi terbesar Eropa itu tidak cukup dan diperlukan tindakan yang lebih kuat.

“Kita berada dalam situasi yang sangat dramatis. Apa (peraturan) yang ada sekarang ini sudah tidak cukup,” katanya kepada para pemimpin CDU dalam sebuah pertemuan.

Merkel mengatakan baik langkah-langkah pembatasan sosial maupun vaksinasi yang lebih tinggi tidak akan cukup untuk menghentikan peningkatan infeksi yang cepat dalam jangka pendek. Dia meminta 16 negara bagian Jerman untuk mengambil kebijakan yang lebih ketat pada hari Rabu besok.

“EUR/USD sedang terjun bebas. Sepertinya akan mendapatkan perhatian terbesar dari para klien yang mencari kesempatan untuk bermain di tengah pengetatan pembatasan sosial dan eskalasi (COVID) di penjuru Eropa,” demikian komentar Chris Weston dari Pepperstone, Melbourne. “Bagi momentum, pengikut trend, dan trader taktis, short EUR masih menarik dalam hal ini.

Tinggalkan sebuah Komentar

Copyright © 2021. All Rights Reserved. Seputar Forex
Peringatan Resiko: Trading Forex adalah Bisnis berisiko tinggi, anda bisa kehilangan semua uang deposit. Jangan Pernah invest jika anda tidak siap untuk rugi. Seputar.Forex tidak akan menerima tanggung jawab atas kehilangan atau kerusakan sebagai akibat dari ketergantungan pada informasi yang terkandung dalam situs web ini termasuk data, kutipan, grafik, link pihak ketiga dan sinyal beli / jual. Harap pelajari dan pahami sepenuhnya mengenai risiko tertinggi terkait dengan perdagangan pasar keuangan.